Banjir bandang yang melanda enam desa di Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara sekitar pukul 02.00 dini hari mengakibatkan 18 orang korban jiwa (15/9). Kondisi ini langsung direspons secara cepat oleh PMI Daerah Sumut. Melalui Wakabid Penanggulangan Bencana PMI daerah Sumut – dr. John Ryder Purba, Sp.B, dan Staf Penanggulangan Bencana – Harliandi Mahardhika mengirim tim sejumlah 8 orang yang bertugas melakukan asesment dan mendata kebutuhan masyarakat. Tim berasal dari gabungan Staf dan Relawan PMI Cabang Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan.
Relawan PMI berjuang untuk masuk langsung ke lokasi bencana, karena memang sangat sulit untuk menuju lokasi akibat terputusnya akses lewat jalur darat. “Kami akan terus berjuang masuk ke lokasi bencana, untuk melihat secara jelas bagaimana kondisi masyarakat dan memastikan jumlah korban jiwa, “ujar Tommi, MZ.Sinaga selaku tim rombongan. “Akhirnya dengan koordinasi dengan Satlak Pemkab Mandailing Natal, dapat diketahui secara pasti bahwa jumlah korban adalah 18 jiwa, hasil ini tentu berbeda dengan pemberitaan selama ini,”tambahnya.
Selain mengirimkan tim, PMI daerah Sumut bekerjama dengan Kodam Bukit Barisan dengan menyalurkan 100 paket Family Kit dan 100 Terpalin. “Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang tertimpa bencana, dan kita akan terus berupaya memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Kasim Siyo – Ketua PMI daerah Sumatera Utara.
DIarsipkan di bawah: 1







