PMI Daerah Sumut khitan 162 anak bekerja sama dengan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Medan.
Jerit tangis terdengar dari dalam ruangan, silih berganti terdengar ditengah hiruk pikuknya suasana. Wajah polos dan lugu para bocah lelaki yang hendak dikhitan massal, sesaat berubah menjadi wajah yang penuh kecemasan dan kekhawatiran ketika mereka mendapat giliran untuk dikhitan. Namun dengan penuh kesabaran dan bimbingan dari orang tuanya, mereka tetap bersedia untuk dikhitan. Sebanyak 162 anak menjadi peserta kegiatan Sunat Massal yang digawangi oleh PMI Daerah Sumut bekerjasama dengan IPHI Medan, Sabtu (28/6). Acara yang digelar di jalan Alumunium Medan ini, dihadiri oleh Ketua PMI Daerah Sumut – Drs.H.Kasim Siyo, M.Si; Sekretaris PMI Daerah Sumut – Zulkifli, SE; Ketua Koperasi IPHI Medan – Ir.H.Sofyan sekaligus Ketua Pelaksana; serta ratusan undangan yang merupakan peserta khitan yang masing-masing didampingi oleh orangtuanya. Untuk menambah kemeriahan acara, Panitia menyajikan hiburan musik yang menarik.
Dalam sambutannya, Ketua PMI Daerah Sumut mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan salah-satu wujud kepedulian PMI kepada masyarakat khususnya bagi mereka yang tingkat ekonominya masih memprihatinkan. Lebih lanjut beliau menejelaskan bahwa PMI akan terus bersama dengan masyakarat melakukan aksi-aksi sosial sehingga pada akhirnya masyarakat Indonesia akan memiliki jiwa sosial yang tinggi. Sementara itu Ketua Panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan rasa kepedulian sosial sesama masyarakat, sesuai dengan tema yang kita angkat ” Dengan Khitanan Massal Kita Wujudkan Kepedulian Sosial Sesama Masyarakat”. Dalam laporannya diungkapkan bahwa terjadi peningkatan jumlah peserta dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun 2007 diikuti oleh 100 peserta, tahun 2008 diikuti oleh 88 peserta, dan tahun 2009 meningkat tajam menjadi 162 peserta. Tahun ini juga terasa istimewa dimana peserta tidak hanya berasal dari Kota Medan, melainkan dari beberapa Kabupaten di Sumatera Utara, ”tambahnya. Karena besarnya jumlah peserta, Panitia menyediakan 15 orang tim medis yang merupakan Tim MAT (Medical Action Team) PMI Daerah Sumut. Mereka yang telah berpengalaman melaksanakan kegiatan seperti ini, tampak sangat cekatan dalam melakukan proses khitanan sehingga dapat mengurangi rasa sakit yang dialami peserta. Sekitar pukul 15.00 WIB seluruh peserta telah dikhitan. Masyarakat sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini, seperti yang diutarakan oleh Rohadi (45)-orang tua peserta, mengaku sangat terbantu mengingat kondisi ekonomi yang serba sulit seperti sekarang ini. ”Paling tidak uang yang kita siapkan untuk mengkhitan anak dapat kita tabung untuk keperluan yang lain, ”ujarnya. Sudah saatnya kita turut peduli terhadap nasib orang-orang disekeliling kita, hidup akan terasa lebih indah jika kita bermanfaat bagi orang lain. Jangan buang waktu untuk untuk hal yang sia-sia, mari berjuang bersama PMI mewujudkan masyarakat Indonesia yang memiliki jiwa sosial.
DIarsipkan di bawah: Artikel Kemanusiaan







